Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts

Sunday, November 2, 2008

Le Grand Voyage (Ziarah)



Kisah ini menceritakan perjalanan seorang ayah untuk naik haji diantar oleh anaknya. Berbeda dengan jemaah kebanyakan yang memilih jalur yang aman dan nyaman, sang ayah memilih perjalanan dengan mobil dari tempat tinggalnya di Paris. Pola pikir ini sangat tidak dimengerti sang anak...

Perjalanan itu tidaklah mudah, yang paling sulit yaitu menyatukan dua visi yang berbeda. Sang ayah besar dan lahir di Iran, kemudian berimigrasi ke Paris. Hal ini berbeda dengan anaknya yang lahir sampai kuliahnya di Paris. Keduanya sama-sama keras kepala, namun tetap menunjukan hubungan ayah dan anak yang ketimuran. Sang anak tetap mengikuti ayahnya, walau kadang mendongkol tak karuan.

Well.. mengutip salah satu kalimat pembuka film ”The Painted Veil”,
sometimes the greatest journey is the distance between two heart
sepertinya film ini juga menceritakan hal yang sama dari sudut pandang yang berbeda.

Sunday, October 12, 2008

Film.................. Into The Wild


There is pleasure in the pathless woods
There is a rapture on the lonely shore
There is society, where non intrudes
By the deep sea, and music in its roar:
I love not man the less, but Nature more....

The poetry above introduce this film. After so long in searching for this movies...I found it. Actually I can get it easily from "pirate" CD in Jakarta, but I dont permit my self to watch this movies in pirates CD. Cause the story and the pictures in the film were so good... You can't get it through pirates one.

This film was directed by Sean Pean based on the real story of a young adventurer, Alexander Supertramp or Christopher McCandless.


Some of the "beatifull and meaningfull words" that you can found in this movies.

Rather than love, then money, then faith, then fame, then fairness....

Give me the truth..!!

When you want something in life, you just got reach out and grab it.


I read somewhere… how important it is in life not necessarily to be strong… but to feel strong.


Happiness is only real when shared.


The core of man’s spirit comes from new experiences.


What if I were smiling and running into your arms? Would you see then what I see now?

(Into the wild, Christopher McCandless )

Thursday, October 9, 2008

Turtles can fly



Sedih, dan tragis…!!!.

Well..itu adalah kesimpulanku setelah menonton film ini. Film yang disutradarai oleh Bahman Ghobadi ini menceritakan kisah yang dialami oleh anak-anak suku Kurdi di perbatasan Irak setelah invasi Amerika Serikat dan sekutunya. Secara dominan..disini tidak menceritakan politik..tapi mengungkapkan perang dari kacamata anak-anak ...

Kisah yang diungkapkan adalah kondisi yang dialami oleh 3 remaja 12-15an tahun yaitu Soran atau Satelite , serta sepasang kakak beradik Henkov dan Agrin. Satelite, remaja muda yang bersifat pemimpin, baik bagi teman-teman sebayanya maupun bagi seluruh isi kampungnya. Nama ini diperoleh dari kerjanya sebagai pemasang antena yang menjadi barang paling dibutuhkan di daerah karena masyarakat sangat butuh informasi mengenai Saddam Hussein dan Amerika Serikat. Antena dibeli dengan menukarkan ranjau-ranjau darat yang banyak terdapat di daerah itu ke penadah senjata. Pekerjaan mengumpulakan ranjau ini sering memakan korban sehingga banyak remaja yang tangan atau kakinya diamputasi.

Henkov, saudara laki-laki Agrin, memiliki tangan buntung namun sangat mahir sebagai pengumpul ranjau. Agrin selalu membawa seorang anak kecil berusia 2 tahunan bernama Ivan. Mereka adalah pengungsi dari daerah lain. Sejalan dengan cerita..maka film ini menuturkan hubungan antara Agrin dan Ivan yang sebenarnya yang menjelaskan kenapa Agrin selalu ingin bunuh diri.

Secara garis besar film ini menggambarkan penderitaan anak-anak baik fisik maupun psikis di daerah perang. Kenyataan dan beban hidup yang mereka alami sehingga membuat mereka dewasa secara cepat. Terkadang duka itu menghantui mereka seumur hidup dan sebagian tidak mampu memikulnya. Tergambar juga bagaimana informasi merupakan barang yang berharga yang bisa menyebabkan sekelompok orang dibodoh-bodohi atau sebaliknya mendapat keuntungan.